X

Macam Macam Gaya Renang dan Sejarahnya

Saat ini bermacam – macam jenis olahraga dengan berbagai teknik yang berbeda sangatlah banyak dan bisa kita manfaatkan untuk alternatif membuat tubuh kita menjadi sehat ataupun kita ingin menjadi atlet olahraga yang kita inginkan pada bidang olahraga tertentu. Saat ini telah banyak terlahir atlet – atlet yang menggeluti dunia olahraga dengan kemampuan fisiknya dia memanfaatkannya untuk menjadi atlet dan membanggakan negaranya.

Berbagai jenis olahraga pastinya memiliki sejarahnya masing – masing yang sudah terjadi sejak lama dan tercatat sebagai sejarah dari jenis olahraga tersebut. Apabila kita ingin menggeluti salah satu jenis olahraga, tentunya kita harus mengetahui sejarah, bagaimana olahraga itu dilakukan, teknisnya bagaimana, serta apakah memiliki resiko tinggi apabila kita melakukan olahraga tersebut.

Apabila jika kita berbicara tentang olahraga air, tentu yang paling familiar adalah olahraga renang. Olahraga renang sendiri memiliki sejarah yang perlu anda ketahui dan tentunya untuk menambah wawasan kita tentang asal mula renang itu ada dan bagaimanakah renang itu dilakukan. Berenang adalah gerakan ketika tubuh berada di air yang biasanya perlengkapan khusus atau buatan lainnya untuk melakukan kegiatan yang satu ini.  Kegiatan satu ini bisa multifungsi bagi anda yaitu selain bisa dibuat untuk rekreasi bisa anda buat juga sebagai salah satu olahraga bagi tubuh anda.

Berenang bisa dipakai untuk melakukan suatu kegiatan yang dilakukan didalam air seperti bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain di dalam air, menangkap ikan didalam air, atau juga bisa dilakukan sebagai olahraga. Berenang sendiri bukan hanya bisa dilakukan di tempat rekreasi seperti kolam dan sebagainya tetapi juga bisa seperti di sungai, laut, danau, dan yang lainnya yang bersangkutan dengan air tentunya.

Dengan berenang kita sudah bisa berolahraga dan mendapatkan berbagai macam manfaat kesehatan yang bisa didapat dalam sekali renang. Karena disaat tubuh kita berenang, hampir semua otot tubuh dipakai sewaktu anda berenang. Sebelum itu mari kita ulas lebih detail mengenai jenis olahraga air yang satu ini dimulai dari sejarahnya, macam – macam gaya renang, resiko apa saja apabila kita melakukan olahraga ini, serta manfaat bagi kesehatan kita tentunya.

Sejarah Renang

Pada zaman prasejarah dahulu kala manusia sudah dapat berenang dengan ditemukannya bukti – bukti kuat yang ada pada gua perenang yang berdekatan dengan wadi sora bertempatkan di Gilf Kebir, Mesir barat daya. Bukti tersebut berupa lukisan – lukisan tua yang ada pada dinding gua perenang tersebut dari zaman batu dimana dalam lukisan tersebut berisi para perenang dari zaman batu yang sedang berenang didalam air.

Dan untuk mengenai catatan tertua itu tercatat pada 2000 SM (sebelum masehi). Dimana beberapa dokumen yang membahas tentang berenang diantaranya adalah dokumen yang bernama Epos Gilgamesh, Iliad, Odyssey, dan Alkitab (kitab Yehezkiel 47:5, kisah para rasul 27:42, kitab Yesaya 25:11) itu merupakan dokumen tertua yang ditemukan membahas dan menyebut tentang berenang serta Beowulf dan hikayat – hikayat lain.Dan sekitar pada tahun 1538, Nikolaus Wynman seorang professor bahasa yang berasal dari negara jerman itu telah menulis buku tentang pembahasannya mengenai renang yang pertama, perenang atau dialog mengenai seni berenang.

Pada tahun 1800 sebuah perlombaan berenang dimulai setelah dibangunnya banyak kolam – kolam renang. Dan pada waktu itu gaya renang yang dipakai oleh kebanyakan perenang adalah gaya dada. Kemudian pada tahun 1873 John Arthur Trudgen memperkenalkan sebuah gaya rangkak depan atau bisa juga disebut dengan gaya trudgen dalam sebuah perlombaan renang di dalam dunia barat. Trudgen menirunya dari sebuah teknik renang gaya bebas yang telah dilakukan oleh sebuah suku Indian di Amerika Selatan.

Renang sendiri merupakan salah satu cabang olahraga dalam olimpiade athena pada tahun 1896. Sekitar tahun 1900, ada gaya baru yang dipakai dalam olimpiade yaitu gaya punggung. Sebuah organisasi renang dunia dibentuk pada tahun 1908 yang diberi nama FINA (Federation International de Natation). Kemudian gaya renang kupu – kupu yang pada awalnya dianggap salah satu variasi gaya dada kemudian gaya tersebut diterima sebagai gaya tersendiri pada tahun 1952.

Baca :

Macam Macam Gaya Renang

Dalam olahraga renang ada beberapa teknik atau bermacam macam teknik yang bisa digunakan untuk melakukan renang tersebut. Dan tentunya gaya tersebut telah dilakukan sejak dahulu dan saat ini telah banyak dipraktekan oleh berbagai atlet renang dengan macam – macam gaya renang yang berbeda beda tentunya. Dalam perlombaan renang semua gaya renang yang dipakai yaitu gaya dada, gaya kupu – kupu, gaya bebas, gaya punggung. Perlombaan yang menggunakan gaya renang bebas, para perenang bisa menggunakan gaya renang apa saja dalam berenang kecuali gaya renang dada, gaya p

unggung, dan gaya kupu – kupu. Berbeda lagi dengan gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu – kupu, dari organisasi federasi renang internasional tidak mengatur aturan teknik yang akan digunakan dalam gaya renang bebas. Tetapi hampir secara menyeluruh para perenang menggunakan gaya renang krol, sehingga dengan gaya krol (front crawl) telah digunakan hampir secara universal oleh para perenang dalam perlombaan gaya renang bebas.

1. Gaya Dada

Berenang dengan menggunakan gaya dada sendiri telah banyak dilakukan oleh banyak atlet olahraga renang ataupun orang yang sedang berenang di kolam renang untuk berolahraga. Gaya dada menggunakan posisi tubuh yang stabil dan kepala dapat berada diluar air dalam waktu yang lama ketika berenang menggunakan gaya ini. Gaya dada ini sendiri berenang di dalam air dengan posisi dada yang menghadap ke permukaan air dan yang berbeda dengan gaya bebas, gaya renang yang satu ini posisi badan atau tubuh anda selalu dalam keadaan tegap.

Dengan gerakan kedua kaki yang menendang air ke arah luar sementara kedua tangan anda diluruskan di depan. Kemudian kedua belah tangan dibuka ke arah samping seperti melakukan gerakan membelah air agar badan anda bisa melaju ke depan lebih cepat. Sangatlah efektif apabila anda ingin berenang sebagai pemula didalam air dengan pilihan gaya renang ini laju anda di air bisa lebih mudah dan juga gerakannya yang tidak terlalu susah untuk dilakukan. Serta pengambilan nafas ketika mulut atau wajah menatap ke arah luar permukaan air setelah satu atau dua kali gerakan tangan kaki menghempas air.

Gaya renang yang satu ini dianggap gaya renang yang paling lambat apabila digunakan dalam perlombaan renang dan itu juga telah diakui oleh federasi renang internasional. Namun gaya renang ini masih bisa kita lakukan apabila kita ingin melakukan olahraga renang secara individual karena gerakannya yang mudah dilakukan dan cukup efektif. Memang dalam olahraga renang, gaya dada ini merupakan gaya renang yang bisa digunakan oleh para pemula untuk melakukan renang di dalam kolam atau para pemula juga bisa menggunakan gaya renang model bebas.

2. Gaya Kupu – kupu

Dengan gaya ini memungkinkan posisi tubuh atau dada kita untuk menghadap ke permukaan air yang kemudian diikuti oleh kedua lengan anda bersama-sama ditekan kebawah dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke arah depan. Dengan waktu yang sama, sementara itu kedua kaki anda secara bersamaan menendang ke arah bawah dan ke atas seperti gerakan dari sirip seekor ikan atau seekor lumba – lumba yang sedang berenang. Untuk melakukan pernafasannya tiup kuat udara melalui mulut dan hidung sebelum kepala anda muncul di permukaan air dan apabila kepala anda telah muncul di atas permukaan air hirup udara untuk pernafasan anda didalam air dengan menggunakan mulut.

Gaya renang kupu – kupu ini sendiri merupakan teknik renang yang paling baru yang diciptakan sekitar tahun 1933. Dan gaya renang yang satu ini tidaklah cocok apabila pemula untuk melakukannya dan memungkin butuh yang cukup lama untuk menguasainya dikarenakan butuh waktu untuk mempelajari koordinasi gerakan dari kedua tangan dan kedua kaki anda agar bisa menghasilkan gerakan sempurna didalam air serta gerakan yang dilakukan tidak sia – sia sehingga menghabiskan tenaga serta stamina dalam berenang didalam air. Lebih disarankan untuk pemula menggunakan gaya renang bebas atau gaya dada karena teknik yang lebih mudah dan cepat untuk dipahami dalam praktek didalam air.

Berenang menggunakan gaya kupu – kupu memerlukan kekuatan yang cukup kuat dan lebih besar dari para perenangnya karena kecepatan dalam melakukan gaya renang kupu – kupu ini didapat dari gerakan ayunan kedua tangan yang dilakukan secara bersamaan. Dengan pengalaman sebelumnya yang telah terjadi, perenang tercepat yang menggunakan gaya renang kupu – kupu bisa lebih cepat melaju didalam air dibandingkan berenang menggunakan gaya bebas. Dan jika dibandingkan dengan gaya renang yang lainnya, perenang yang menggunakan gaya kupu – kupu tidaklah mungkin bisa menutupi teknik gerakan tubuh yang buruk dengan mengeluarkan tenaga yang lebih besar.

Baca juga ini :

3. Gaya Bebas

Gaya renang bebas memungkinkan posisi dada pada tubuh anda menghadap ke permukaan air dan kemudian diikuti dengan kedua tangan anda secara bergantian digerakkan jauh ke arah depan dengan menggunakan gerakan mengayuh, sementara kedua kaki anda secara bergantian juga dihempaskan atau dicambukkan dengan gerakan naik turun ke arah atas dan bawah. Dan apabila anda berenang menggunakan gaya bebas, posisi wajah anda menghadap ke permukaan air agar gaya bebas dapat dilakukan dengan maksimal dan tepat.

Untuk pernapasan sendiri dilakukan saat lengan anda digerakkan ke luar dari permukaan air, dan pada saat itu juga tubuh diposisikan miring dan kepala anda berpaling ke permukaan air untuk menghirup udara melalui mulut anda. Perenang bebas memilih mau menolehkan kepalanya ke kiri atau ke kanan saat mengambil udara melalui mulutnya. Jika ingin melaju dengan cepat dalam berenang didalam air, menggunakan gaya bebas ini bisa menjadi pilihan anda apabila ingin berenang dengan laju yang cukup cepat didalam air.

Gaya bebas sendiri merupakan gaya berenang  yang tidak terikat pada satu gaya tertentu dalam melakukannya dan gaya bebas sendiri bisa anda lakukan dengan beraneka ragam gerakan dalam berenang yang bisa membantu anda atau perenang melaju dengan baik didalam air. Jadi gerakan dalam gaya bebas ini bisa digunakan oleh semua orang baik itu orang yang masih pemula ataupun yang sudah terlatih.

4. Gaya Punggung

Posisi tubuh anda apabila memakai atau menggunakan gaya renang yang satu ini sangat memungkinkan untuk punggung anda menghadap permukaan air dan posisi wajah anda berada diatas permukaan air jadi anda tidak perlu khawatir dalam mengatur nafas ketika berenang menggunakan gaya renang yang satu ini. Tetapi kekurangannya yaitu anda tidak bisa melihat kedepan ketika anda sedang berenang. Para atlet atau orang yang sudah terlatih dalam mengikuti perlombaan renang apabila menggunakan kategori gaya punggung ini mereka para perenang memperkirakan dinding dari tepi kolam dengan menghitung jumlah dari gerakan renang mereka.

Untuk gerakan lengan serta kakinya hampir sama menyerupai gerakan dari gaya bebas tetapi perbedaannya yaitu posisi tubuh anda yang terlentang ke atas di atas permukaan air. Gerakannya yaitu kedua belah tangan anda secara bergantian digerakkan menuju pinggang anda seperti gerakan sedang mengayuh. Pernapasan tidak perlu kita perhitungkan bagaimana cara mengambilnya dikarenakan posisi wajah anda sudah berada diatas permukaan air jadi kita hanya perlu memikirkan bagaimana kita mengatur nafas kita agar tetap stabil ketika berenang dengan menggunakan gaya punggung ini.

Ketika perlombaan sikap dari penggunaan gaya punggung ini berbeda dibandingkan menggunakan gaya dada, gaya bebas, dan gaya kupu – kupu yang dimana semuanya dilakukan diatas balok start awal, perbedaannya yaitu jika perenang didalam lomba dengan teknik gaya punggung ini startnya para perenang dimulai dari dalam kolam bukan dari atas balok start awal. Posisinya yaitu perenang menghadap ke dinding kolam dengan kedua tangannya yang memegang pegangan yaitu besi pegangan pada dinding kolam, kemudian kedua lutut dari para perenang ditekuk diantara kedua belah tangannya sementara itu kedua kaki bertumpu pada dinding kolam tersebut.

Gaya renang semacam gaya punggung ini sudah sangat dikenal dan sudah ada sejak zaman kuno dahulu yang dimana pertama kali dilombakan pada olimpiade Paris 1900 dan perlu anda ketahui bahwa gaya renang ini yaitu gaya punggung merupakan gaya renang tertua yang diperlombakan setelah dari gaya renang bebas.

Resiko Dalam Renang

Semua bidang olahraga pastinya memiliki resiko yang sangat berbahaya bagi para atlet atau pada pelakunya. Bukan hanya jika tidak melakukan warming up (pemanasan), ternyata jika ada teknik yang kurang atau tidak tepat maka resiko dalam melakukan olahraga tersebut bertambah. Telah banyak kecelakaan yang terjadi dalam melakukan olahraga yang tercatat dalam bidang olahraga yang sampai merenggut kehidupannya atau meninggal. Jadi jangan menganggap sepele dari resiko yang bisa anda dapat jika anda melakukan suatu bidang olahraga dan pasti anda harus menyadari apa resiko dari olahraga tersebut sebelum kita melakukannya.

Untuk resiko dari renang sendiri bisa menyebabkan cidera dan bisa menyebabkan para perenangnya tenggelam dan menyebabkan kematian. Hal yang harus diperhatikan oleh perenang sebelum memulainya yaitu perenang harus mengetahui kedalaman dari air atau kolam renang tersebut, sungai, laut dan yang lainnya untuk tempat para perenang yang sering di singgahi untuk berenang.

Sangatlah berbahaya jika anda tidak mengetahui kondisi tempat yang akan kita tempati untuk berenang semisal anda berenang di laut atau sungai, sangatlah berbahaya apabila datang tiba – tiba arus yang sangat deras menghantam diri anda. Dan juga perlu diperhatikan orang yang sedang terpengaruh dalam minuman beralkohol sangatlah dilarang keras untuk berenang karena bisa mengancam kehidupannya dan juga orang yang sedang dalam pengaruh obat – obatan misal sakit dan sebagainya.

Baca ini juga :

Air yang kotor atau tercemar bisa membuat mata anda iritasi dan bukan hanya itu saja anda juga bisa terkena penyakit kulit jika kulit anda sensitif terhadap air yang tidak bersih atau kotor. Kacamata renang bisa menjadi solusi anda untuk berenang didalam air agar terhindar dari iritasi mata dan sebelum renang pastikan juga kulit anda tidak terlalu sensitif dengan berbagai jenis pembersih air seperti kaporit. Memang kebanyakan dari kolam renang memakaikan kaporit untuk air kolamnya yang bertujuan untuk mengendalikan berbagai bakteri penyebab penyakit namun terkadang ada kolam yang terlalu berlebihan dalam pemberian kaporit terhadap air kolamnya dan itu tidak baik untuk kesehatan anda terutama bagi kulitnya yang sangat sensitif.

Berikut ada beberapa manfaat untuk anda apabila anda mengambil alternatif olahraga renang sebagai penyehat bagi tubuh anda :

  1. Membakar kalori pada tubuh anda.
  2. Menyehatkan jantung anda.
  3. Meningkatkan masa otot pada tubuh atau kekuatan pada tubuh anda.
  4. Meningkatkan kelenturan tubuh.
  5. Menurunkan kolesterol pada tubuh anda.
  6. Mengurangi gejala asma.
  7. Mengurangi resiko terkena penyakit diabetes.
  8. Membantu mengurangi stres.

Tetaplah berolahraga dalam waktu apapun sempatkanlah agar tubuh anda selalu bugar dan sehat. Dan janganlah sampai lupa melakukan pemanasan sebelum melakukan olahraga inti agar terhindar dari cidera tubuh anda dan mendapatkan hasil yang maksimal seperti yang diinginkan.

Categories: Olahraga
Tags: gayajenismacammanfaatpanduanresikosejarahTeknik